Jumat, 22 November 2013

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

LANDASAN SOSIAL BUDAYA PENDIDIKAN

Sosial budaya merupakan bagian hidup manusia yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Setiap kegiatan manusia hampir tidak pernah lepas dari unsur sosial budaya. Social mengacu kepada hubungan antar individu, antar masyarakat, dan individu dengan masyarakat. Aspek sosial ini merupakan aspek individu secara alami, artinya aspek itu telah ada sejak manusia dilahirkan. Budaya mengacu tentang apa yang dikerjakan dan cara mengerjakannya serta bentuk yang diinginkan. Sama halnya dengan aspek sosial, aspek budaya sangat berperan dalam proses pendidikan. Malah dapat dikatakan tidak ada pendidikan yang tidak dimasuki unsur budaya. Materi yang dipelajari, kegiatan-kegiatan serta bentuk-bentuk pendidikan merupakan unsur budaya pendidikan.

Latarbelakang social budayapendidikanadalah:
1.       Manusia adalah makhluk social.
2.       Pendidikan adalah usaha sadar dan sengaja untuk membantu perkembangan potensi.
3.       Perubahan social akibat kemajuan teknologi yang menimbulkan efek disintegrasi pada semua bidang termasuk pendidikan.
Pendidikansendiribisadimaknaisebagai proses interaksiantara 2 individu, 2 generasiataulebih yang salingbelajarsehinggamemungkinkanperkembanganperadabandimasyarakat.
SosiologiPendidikanadalahilmupengetahuan yang mempelajaritentanghubungandaninteraksimanusia, baikindividuataukelompokdenganpersekolahansehinggaterjalinkerjasama yang sinerjadanberkesinambunganantaramanusiadanpendidikan
Kebudayaanadalahcarahidup yang telahdikembangkanolehanggotamasyarakat. Mencakupsemuacarahidupditambahdengankehidupan yang diciptakanolehmanusiaitusendirisebagaiwargamasyarakat.
Manfaatpendidikandanmeningkatkanperananmerekasebagaiwargamasyarakat, keduanyatidakdapatdipisahkankarenasalingmembutuhkan
Hubunganantara social budayadenganpendidikan:
1.       Mewujudkanmasyarakatcerdas
2.       Transmisibudaya (reproduksibudaya yang menempatkansekolahsebagaipusatpenelitiandanpengembanganumum)
3.       Pengendalian social (misalnyamencegahtawurananaksekolah, perkelahianantarkampung)
4.       Meningkatkanimandantakwa
5.       Analisiskedudukanpendidikandalammasyarakat.

Manusiamemilikikecerdasan:
1.       Linguistic
2.       Logika
3.       Matematika
4.       Music
5.       Ruang
6.       Interpersonal
7.       Intrapersonal
Di dalammasyarakatdikendalikannilai-nilaioperasionalseperti:
1.       Lingkungannasional
2.       Local
3.       Kelompok
Perubahankebudayaanadalahperubahan yang terjadiakibatadanyaketidaksesuaianantaraunsur-unsurkebudayaan yang salingberbedasehinggaterjadikeadaan yang tidakserasifungsinyabagikehidupan.
Faktor-faktor internal perubahan:
1.       Adanyaketidakpuasanantara system nilai yang berlaku
2.       Adanyaindividu yang menyimpangdari system nilai yang berlaku
3.       Adanyapenemuanbaru yang diterimamasyarakat
4.       Adanyaperubahanjumlahdankondisipenduduk

Faktoreksternalperubahan:
1.       Bencanaalam
2.       Perperangan
3.       Kontakdenganmasyarakat lain

Globalisasi:
1.       Proses terbentuknyasuatu system organisasidan system komunikasiantaramasyarakatdieluruhduniauntukmengikuti system dankaidah yang sama
2.       Suatu proses yang didalamnyabatas-batas Negara luluhdantidakpentinglagidalamkehidupan


Cara penaggulangannya:
1.       Filterisasiperorangan, masyarakat, lembaga/ pemerintah
2.       Pendidikanmemberikanpengajarankepadamasyarakatterhadapbaikburuknyasuatuperubahan

Keragamanhidupbermasyarakat:
1.       Pluralitas (plurality)
Jamakatausuatuhal yang lebihdarisatu
2.       Keragaman (diversity)
Satuhal yang lebihdarisatu yang berbeda-beda, heterogen
3.       Multikulturalisme
Kesediaanuntukmenerimakelompokmasyarakat lain secarasamasebagaisuatukesatuantanpamemandangdanmembedakanbudaya, etnik, gender, ras, bahasaataupun agama.
Dari sinilahmunculnyaBhineka Tunggal Ika


Referensi:












Tidak ada komentar:

Posting Komentar